Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Hujan Al - Mukkarom


Gerimis dan gerimis
Hari ini benar – benar dingin
Sang raja api tak nampak,
hanya bersemayam dalam empuknya kapas suci

Tapi daun daun mulai segar
Bersemangat menerima guyuran air hujan
Buat istimewa hari ini

Ah, hujan, Hujan Al-Mukkarom
Senang bertemu denganmu lagi
Indahnya langit ini
Aku ingin menikmati dengan sungguh.

PENAT

Malam ini
Aku dilanda ketakutan yang sangat
Entah apa gerangan yang terjadi
Hatiku terasa terhanyut
Darahku semakin memanas

Malam ini
Sebuah petir menyambar
Meruntuhkan pendirian hatiku
Getaran - getaran itu
Meredamku dalam keheningan sepi

Malam ini
Tatkala aku tenang
Desakan - desakan sepi
Memberontak dalam hati
Melubangi aura keberadaanku
Dalam dunia
Yang menginginkanku mati

PERMAINAN

Apa dibalik semua kedokmu itu?
Permainankah?
Sebuah keterkaitan hati, alat pemuas diri
Yang bersarang pada uluh hatimu
Merajutku dengan benang - benang keindahan
Menjalaku dengan kail - kail beraturan
Sebuah kemunafikan tak tampak pada dirimu
Terlenalah hatiku dengan rayuan - rayuan penggugah hati
Yang bertahtakan emas berkilauan
Dan beralaskan permadani
Jika engkau begitu
Lepaskanlah aku
Jangan buat hatiku terhanyut dengan buaian - buaian mesra yang fana
Membuatku terpesona oleh parasmu
Dan engkau akan menghempaskanku
Jatuh ke neraka

Jika memang permainan, maka aku akan melayanimu dan memenangkannya
Karena aku telah tergelincir di jurang nestapa
Yang kau buat untukku

Dan akupun menyayangimu

ARTI CINTA

Tak pernah kumengeti arti kata itu
Haru deru pesisir pantai
Panas terik lautan pasir
Udara segar hujan tropis

Tak pernah kumengerti makna kata itu
Rembulan tersenyum manis
Kerlip bintang beradu padu
Semilir angin mengharu biru

Tak pernah kurasakan kata itu
Canda tawa meredam rasa
Sedu tangis membahana
Dan sebuah kebahagiaan menantang asa

Tak pernah kurasakan
Arti cinta
Makna cinta
Dan cinta

AKU HANYA BISA

Aku hanya bisa menatapmu
Memendam cinta
Merendam kasih
Menjamahmu dalam setiap mimpi- mimpiku
Menciummu dalam setiap hela nafasku
Membelaimu dalam setiap sepi waktuku

Hingga pada akhirnya
Aku hanya bisa menatapmu
Tertidur... lelap bersama malaikatmu
Tak ada bale - baleku
Tak juga pada dekapku

AKU HANYA BISA

Aku hanya bisa menatapmu
Memendam cinta
Merendam kasih
menjamahmu